Tag Archives: PPPK Guru

Buku Latihan Soal PPPK di Shopee Mall

Tips Beli Buku Latihan Soal PPPK Dari Toko Online

Untuk PPPK Guru Pelamar Umum meski harus tetap mengikuti tes dengan skema yang tidak seperti PPPK Guru kategori P1, P2 dan P3, guru yg masuk kategori PPPK prioritas 4 Pelamar Umum sebagaimana dimuat pada posting sebelumnya tetap masih berpeluang diangkat PPPK sepanjang kuota dan formasi masih tersedia.

Perbedaannya, untuk PPPK Guru Pelamar Umum harus mengikuti tes yang dilakukan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) dengan materi tes yaitu tes kompetensi teknis, kompetensi manajerial, sosial kultural dan wawancara. Karena Pelamar Umum ini nantinya harus mengikuti tes kompetensi yang secara teoritis isi tes nya ada kemungkinan berbeda dengan pengalaman bpk/ibu guru mengajar sehari-hari maka perlu mempelajari latihan soal tes nya.

Jadi yang biasanya bpk/ibu guru mengajar, kali ini perlu belajar untuk persiapan tes PPPK. Banyak bahan belajar yg bisa jadi pengayaan untuk persiapan tes PPPK. Termasuk hadirnya website www.latihancat.com adalah salah satu untuk memenuhi kebutuhan sebagai pengayaan belajar pengenalan sistem Computer Assisted Tes (CAT) termasuk untuk tes CAT PPPK.

Selain belajar dengan aplikasi online, adakalanya anda lebih memilih belajar dengan media buku-buku latihan soal. Untuk mendapatkan buku latihan PPPK saat ini cukup mudah karena banyak tersedia di pasaran. Untuk membelinya bisa didapatkan di toko buku atau membeli dari toko online, cukup pesan dari genggaman maka buku PPPK dengan mudah anda peroleh.

Contohnya sebagai rekomendasi bisa pesan buku PPPK secara online di Shopee sebagai salah satu toko online dengan pelanggan terbanyak saat ini. Sedikit tips jika membeli online dari Shoope, untuk menjaga kualitas dan keaslian buku pilih lah penjual dengan kategori Shoope Mall yg telah terverifikasi penjualnya sehingga buku dijamin asli dari penerbit bukan hasil penggandaan ilegal.

Contoh kategori Shoope Mall penjual buku PPPK ini seperti ada di link ini: Buku Latihan PPPK di Shoope Mall dengan tampilan seperti di gambar berikut.

Buku Latihan Soal PPPK di Shopee Mall
Buku Latihan Soal PPPK di Shopee Mall

Jika awam tentang sistem CAT bisa belajar di http://swajar-pppkpintar.lan.go.id atau https://cat.bkn.go.id/simulasi atau pengayaan lainnya di website ini https://www.latihancat.com.

Semoga anda sukses di tahun ini.. 🙂

Jadwal PPPK Guru 2022

Pendaftaran Dibuka, Ini Perbedaan PPPK Guru P1 P2 P3 dan Pelamar Umum

Seleksi penerimaan PPPK Guru Tahun 2022 telah dimulai. Berdasarkan informasi terbaru pada website https://gurupppk.kemdikbud.go.id/ pendaftaran seleksi untuk semua pelamar/ kategori dimulai 31 Oktober hingga 13 November 2022 atau dengan waktu 2 (dua) minggu.

Ada perbedaan sistem penerimaan untuk tahun ini yaitu diberlakukan prioritas dengan kategori P1, P2, P3 dan Pelamar Umum. Apa perbedaan PPPK Guru P1, P2, P3 dan Pelamar umum, berikut pointer dari masing-masing kategorinya:

  • P1: Pelamar Prioritas I:
    Bagi THK-II, Guru Non ASN, Lulusan PPG dan Guru Swasta yang telah mengikuti seleksi PPPK untuk JF Guru Tahun 2021 dan telah memenuhi Nilai Ambang Batas. Sistemnya dengan langsung pengangkatan jika formasi tersedia.
  • P2: Pelamar Prioritas II:
    Pelamar prioritas II merupakan THK-II yang tidak termasuk dalam THK-II pada kategori pelamar prioritas I. Sistemnya dengan kesesuaian / verifikasi, Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
  • P3: Pelamar Prioritas III:
    Bagi Guru non-ASN yang tidak termasuk dalam Guru non-ASN kategori pelamar prioritas I di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan memiliki keaktifan mengajar minimal 3 (tiga) tahun atau setara dengan 6 (enam) semester pada Dapodik. Sistemnya sama dengan P2, dengan kesesuaian / verifikasi, Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
  • Pelamar Umum:
    Pelamar umum terdiri atas Lulusan PPG yang terdaftar pada database kelulusan Pendidikan Profesi Guru di Kemendikbudristek dan pelamar yang terdaftar di Dapodik. Sistemnya dilakukan seleksi tanggal 16 s/d 21 Januari 2023. Tes ini dilakukan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) dengan materi tes yaitu tes kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan sosial kultural dan wawancara.

Dari poin diatas terlihat kabar baik dan menguntungkan bagi kategori P1 karena proses langsung pengangkatan sepanjang kuota dan formasi tersedia. Dan untuk P2 dan P3 masih ada proses seleksi namun hanya untuk verifikasi yang dilakukan pada tingkat sekolah, dinas pendidikan dan badan kepegawaian daerah.

Untuk Pelamar Umum tetap dilakukan tes seperti tahun lalu yaitu dengan sistem CAT/ CBT. Yang perlu menjadi catatan bagi pelamar umum adalah meski pelaksanaan tes baru dilakukan pada tanggal 16 s/d 21 Januari 2023 namun untuk pendaftarannya dibatasi serentak mengikuti jadwal pendaftaran P1, P2 dan P3 yaitu 31 Oktober hingga 13 November 2022.

Kita apresiasi dan doakan tetap semangat untuk semua pahlawan tanpa tanda jasa ini. Sekilas bisa dirasakan mereka pasti “capek” hanya untuk mendapatkan pengakuan dari negara menjadi guru yang selama ini telah mengabdi untuk negeri. Namun itu semua adalah untuk kebaikan bangsa kita tercinta yang memang harus menetapkan sebuah sistem administrasi melalui seleksi yang tujuannya untuk tertibnya birokrasi.

Jadikanlah proses ini sebagai bagian pengabdian, Semoga sukses untuk semua guru di negeri ini !

 

PPPK Guru

PPPK Guru 2022, Prioritas dan Mekanisme Pengangkatan

Penerimaan PPPK tahun 2022 ini dipastikan akan segera dibuka. Informasi ini diperkuat dengan telah terlaksananya Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (13/09). Telah ditetapkan sebanyak 530.028 kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) nasional tahun 2022 (data per 6 September 2022). Jumlah tersebut merupakan total dari penetapan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690 dan instansi daerah sebanyak 439.338. Kebutuhan daerah terinci sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

Pengangkatan PPPK Guru menjadi satu yang diprioritaskan selain tenaga kesehatan tahun 2022 ini. Sebagaimana diberitakan menpan.go.id (14/09) khususnya penerimaan PPPK Guru akan fokus memprioritaskan PPPK guru dengan tiga prioritas utama secara berurutan yaitu guru yang telah lulus nilai ambang batas atau passing grade pada seleksi tahun 2021, guru tenaga honorer Kategori Dua (THK-II), guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dengan masa kerja minimal tiga tahun.

Di informasikan juga pada halaman tersebut bagaimana mekanisme rekrutmen untuk guru tenaga honorer Kategori Dua (THK-II) dan guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dengan masa kerja minimal tiga tahun yaitu dengan tiga mekanisme. Mekanisme pertama dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang (background check). Mekanisme kedua adalah dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian dan mekanisme ketiga, adalah tes dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.

Tes PPPK 2022 akan tetap dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ribuan soal PPPK telah diterima BKN selaku pengelola CAT diantaranya 4.075 soal seleksi kompetensi teknis, 2.125 soal manajerial, 1.700 soal sosial kultural, serta 250 soal wawancara.

Untuk pengayaan latihan CAT PPPK bisa dipelajari di halaman https://www.latihancat.com/pppk/

Ketentuan 3 Kali Kesempatan Tes PPPK Guru Tahun 2021

Pada Ujian Seleksi Kompetensi PPPK Guru tahun 2021 peserta diberikan tiga kali kesempatan tes. Artinya jika tidak lulus pada kesempatan pertama tes dapat kembali diulang pada kesempatan kedua dan jika tetap belum lulus pada tes ke dua diberi kesempatan ketiga sebagai kesempatan terahir.

Adapun ketentuan 3 kesempatan tes PPPK Guru tahun 2021 ini sebagaimana dikutip dari web https://gurupppk.kemdikbud.go.id/ adalah sebagai berikut:

  1. Kesempatan Tes Pertama

    Setelah lulus pendaftaran dan seleksi administrasi, di ke melaksanakan Ujian Kompetensi sesuai Formasi yang dipilih. Tahap ini hanya dapat diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut:

    • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik; dan
    • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara.
  2. Kesempatan Tes Kedua

    Bagi Pelamar yang tidak lulus Ujian Seleksi Kompetensi I dapat memilih kembali formasi dalam instansi kewenangan yang sama. Seleksi kompetensi II dapat diikuti oleh:

    • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I;
    • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi I;
    • Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik; dan
    • Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek.
  3. Kesempatan Tes Ketiga

    Jika peserta tetap tidak lulus Ujian Seleksi Kompetensi II dapat memilih kembali formasi di seluruh wilayah Indonesia. Seleksi kompetensi III ini adalah kesempatan terakhir dan dapat diikuti oleh:

    • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II;
    • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi II;
    • Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II; dan
    • Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek yang tidak lulus seleksi kompetensi II.

Tes PPPK Guru 2021, Ini Jenis, Jumlah, Waktu Ujian dan Bobot Soal

Pelamar PPPK Guru yang lulus seleksi administrasi melaksanakan Ujian Kompetensi sesuai Formasi yang dipilih. Tahap ini hanya dapat diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik dan Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara.

Ujian Seleksi Kompetensi PPPK Guru dengan menggunakan sistem CAT-UNBK dan akan dilaksanakan mulai 23 s.d 29 Agustus 2021. Tes Kompetensi PPPK Guru dapat di ikuti sebanyak 3 (tiga) kali hingga November 2021.

Mengenai informasi Seleksi Kompetensi PPPK Guru, berikut ini Jenis Jumlah Waktu dan Bobot Tes Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tahun 2021:

  1. Kompetensi Teknis (Bobot 60%)
    Kompetensi Teknis PPPK Guru disesuikan dengan mata pelajaran. Jumlah butir soal adalah 80-100 dengan waktu pengerjaan selama 120 menit
  2. Kompetensi Manajerial, Sosio Kultural dan Wawancara (Bobot 40%)
    Jumlah butir soal Kompetensi Manajerial adalah 25 soal dengan waktu pengerjaan selama 25 menit.
    Jumlah butir soal Kompetensi Sosio Kultural adalah 20 soal dengan waktu pengerjaan selama 15 menit.
    Jumlah butir soal Wawancara  adalah 10 soal dengan waktu pengerjaan selama 10 menit. Pertanyaan wawancara dijawab secara tertulis.
  3. Secara keseluruhan, soal ujian Seleksi Kompetensi PPPK Guru tahun 2021 adalah dengan butir soal 135-155 dengan total waktu 175 menit.

Namun selain pembobotan soal PPPK Guru tersebut diatas diberlakukan juga kebijakan afirmasi. Berikut ini Kebijakan Afirmasi dalam Seleksi Guru PPPK:

Informasi penerimaan PPPK Guru secara lengkap dapat diakses secara online melalui halaman Portal Informasi Rekrutmen Guru PPPK: https://gurupppk.kemdikbud.go.id/

Tes PPPK 2021, Guru Punya 3 Kali Kesempatan Tes

“Insya Allah Mei, pendaftaran rekrutmen guru PPPK dimulai. Ada tiga tahapan seleksinya tahun ini”

Demikian informasi yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana sebagaimana diberitakan JPNN (10/03).

Dijelaskan dalam berita tersebut sistem rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 dari honorer akan dilaksanakan dalam tiga kali seleksi. Tiga seleksi itu sebagai bentuk afirmasi pemerintah kepada guru honorer. Jika seleksi tahap pertama gagal, bisa ikut seleksi kedua dan ketiga.

Selain itu, sebelum mengikuti tes PPPK 2021 ini, para guru disediakan bimbingan belajar mandiri yang di fasilitasi oleh Kemendikbud. Bimbingan belajar ini dilakukan secara online, dengan tujuan semakin banyak guru lulus passing grade. Program yang diberi nama Guru Belajar dan Berbagi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK ini dapat diakses dihalaman https://ayogurubelajar.kemdikbud.go.id/seri-pppk/

Melihat program tersebut dipastikan kesempatan guru bisa lulus passing grade PPPK semakin besar. Guru diberikan kesempatan masing-masing ikut tes tiga kali dan disedikan bimbingan belajar termasuk tryout latihan soal didalamnya. Namun jika dalam tiga kali tes itu tidak lulus passing grade padahal sudah diberikan bimbingan belajar, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

“Prinsipnya masing-masing guru honorer diberikan kesempatan ikut tes tiga kali. Kalau dalam tiga kali tes itu tidak lulus passing grade padahal sudah diberikan bimbingan belajar, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa lagi”

ungkap Bima Haria.

Sumber Berita: jpnn.com
URL: https://www.jpnn.com/news/pendaftaran-pppk-2021-seleksi-3-kali-inilah-jadwalnya