Category Archives: SSCASN

Fitur Cari Info Lowongan ASN 2021 (SPF) di SSCASN BKN

30 Juni 2021 secara resmi Pemerintah telah mengumumkan penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari 3 (tiga) lowongan yaitu lowongan CPNS, Lowongan PPPK Non Guru dan Lowongan PPPK Guru. Seperti tahun lalu sistem pendaftaran ASN dilakukan sistem online melalui website sscasn.bkn.go.id.

Satu yang menarik pada pengadaan ASN tahun 2021 ini pada website SSCASN yaitu adanya fitur Simulasi Pemilihan Formasi (SPF). Dengan fitur ini dapat membantu calon pelamar untuk mencari info lowongan ASN 2021 yang tersedia bisa dilakukan untuk mencari lowongan CPNS, Lowongan PPPK Non Guru dan Lowongan PPPK Guru.

Cara mencari info lowongan ASN 2021 melalui fitur SPF ini dapat diakses dengan membuka alamat website https://data-sscasn.bkn.go.id/spf.

Akan tampil pilihan Jenis Pengadaan dan Instansi yang ingin dicari ketersediaan formasinya dengan informasi jabatan, lokasi, pendidikan, jenis formasi, status formasi disabilitas dan jumlah kebutuhan. Semua instansi baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa dicari simulasi formasinya dengan Simulasi Pemilihan Formasi (SPF) ini.

Silahkan cari formasi yang mungkin cocok dengan kamu dengan membuka halaman: https://data-sscasn.bkn.go.id/spf

sscasn.bkn.go.id Portal Pendaftaran CPNS, Dikdin dan PPPK

Seperti di informasikan pada posting sebelumnya, pendaftaran ASN yang terdiri dari jalur CPNS, Sekolah Kedinasan (Dikdin) dan PPPK direncanakan mulai tahun 2021 akan dilakukan pada satu portal beralamat di https://sscasn.bkn.go.id.

Saat ini jika alamat website sscasn.bkn.go.id dibuka akan muncul tiga pilihan sub domain, yatu sscn.bkn.go.id untuk portal informasi dan pendaftaran CPNS, dikdin.bkn.go.id untuk portal informasi dan pendaftaran Sekolah Kedinasan serta ssp3k.bkn.go.id untuk portal informasi dan pendaftaran Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K / PPPK).

Untuk informasi resmi dan pendaftaran ASN baik CPNS, Dikdin dan P3K pastikan hanya bersumber dan mengacu alamat website tersebut dan website tambahan yang mungkin ada disediakan instansi yang dilamar. Jika website resmi tambahan dari instansi ini tersedia pastikan juga meperhatikan domainnya yang ber ektstensi go.id (Goverment Indonesia).

Informasi tentang website resmi portal penerimaan ASN ini perlu dipahami para calon pelamar ASN agar tidak bingung dan menghindari miss informasi karena begitu banyak informasi terkait penerimaan ASN khususnya di media online, dari blog-blog pribadi, media sosial hingga portal berita ternama. Tidak salah mengakses informasi dari media-media tersebut tapi pastikan informasinya bersumber dan sejalan dengan informasi resmi dari pemerintah.

Makin Canggih, Sistem Pendaftaran ASN Satu Portal dan Terintegrasi

Sistem perimaan ASN terus dibenahi pemerintah. Terobosan terbaru yang tidak ada pada pendaftaran ASN tahun sebelumnya direncanakan pendaftaran ASN tahun 2021 akan dilakukan dalam satu portal dan terintegrasi dengan database lintas instansi.

Dengan terobosan baru ini akan semakin memudahkan pendaftar ASN baik jalur CPNS, Sekolah Kedinasan (Dikdin) dan PPPK dalam melakukan pendaftaran.

Hal tersebut sebagaimana rilis berita pada website BKN (24/03). Diberitakan Kepala BKN Bima Haria Wibisana memastikan hanya akan digunakan satu portal pendaftaran dalam 3 (tiga) kategori rekrutmen calon ASN, yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Sekolah Kedinasan (Dikdin) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Portal dimaksud adalan SSCASN yang dapat diakses di halaman https://sscasn.bkn.go.id.

Selain itu, secara teknis sistem SSCASN akan terintegrasi dengan database lintas instansi. Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti. Integrasi ini kemungkinanan dilakukan secara host to host sehingga data akan selalu update.

Keuntungan adanya integrasi ini, peserta seleksi ASN tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen, seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat melakukan pendaftaran. Mungkin cukup dengan memasukkan NIK maka data pendaftar sudah terbaca dan tervalidasi by sistem.

Bagaimana, sudah siap menjajal sistem baru ini? Mari kita tunggu tanggal pendaftarannya yang direncanakan April sudah dimulai tahapannya diawali dengan pendaftaran Dikdin kemudian dilanjut dengan pendaftaran CPNS dan PPPK, tentunya dalam satu portal yaitu https://sscasn.bkn.go.id.